970x250

10 Gejala Gula Darah Tinggi, Perhatikan Kesadaran terhadap Bahaya Diabetes

120*600L
468*60

 

Swiftsource.net Membangun kesadaran pada bahaya diabetes perlu menjadi perhatian semua orang.

Caranya, dengan mengenali ciri-ciri gejala gula darah tinggi, biar semakin waspada komplikasi penyakit diabetes.

Maklum, banyak orang termasuk penderita diabetes yang tidak sadar ciri-ciri atau gejala sementara kandungan gula darah melonjak tinggi.

Padahal sebenarnya, banyak ciri-ciri gula darah tinggi yang tak jarang membawa efek penderitanya merasa tidak nyaman.

Nah, orang dengan risiko terkena diabetes harus mengecek kandungan gula darah secara teratur.

Soalnya, takaran gula darah tinggi secara terus-menerus bisa tingkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan saraf.

Melansir Everyday Health, American Diabetes Association (Ada) mencatat, seseorang dianggap miliki persentase gula darah tinggi jika:

  • Gula darah puasa atau sebelum makan: di atas atau sebesar 126 mg/dL
  • Gula darah dua jam setelah makan: di atas atau sebesar 200 mg/dL
  • Hemoglobin A1C (HbA1C): di atas atau sebesar 6,5

Baca Juga : Ikuti Tips, Cara Menghilangkan Jerawat Membandel

Berikut ciri-ciri gula darah tinggi yang kudu Anda waspadai untuk membangun kesadaran pada bahaya diabetes, mengutip Self:

1. Lemas atau kelelahan

Enteng lelah merupakan salah satu gejala awal gula darah tinggi yang lumayan umum. Lemas atau kelelahan tidak semata-mata dialami penderita diabetes semata.

Orang tanpa diabetes juga bisa merasa lemas setelah mengkonsumsi karbohidrat sederhana seperti gula di dalam jumlah besar.

Namun, waspadai jika rasa lemas atau kelelahan muncul tetap-terusan atau sahih-sahih mengganggu aktivitas sehari-hari.

2. Pandangan kabur

Persentase gula darah tinggi juga bisa pengaruhi indra penglihatan dan membuat pandangan kabur.

Kondisi ini disebabkan keunggulan gula dengan dengan air terjebak di lensa di bagian tengah mata.

Baca Juga : Pengertian dan Contoh Inverter Skema Rangkaian

3. Haus terus-menerus

Haus terus-menerus merupakan efek berasal berasal dari sering kencing.

Gara-Gara tubuh mengeluarkan banyak cairan, praktis tubuh jadi haus untuk memberi tambahan kode pada tubuh sehingga tidak kehilangan cairan tubuh.

Semakin sering kencing, rasa haus pada penderita gula darah tinggi juga semakin sering.

4. Mual, muntah, bingung

Saat organ liver tidak bisa mengenakan gula darah untuk sumber daya, tubuh mulai memecah lemak sebagai bahan bakar penggantinya.

Suasana ini jika terkadang bisa memicu darah menjadi asam.

Gejala gula darah tinggi yang langka ini di antaranya mual, muntah, bingung, sakit perut, sesak napas, sampai napas berbau tak sedap.

terkecuali tidak segera mendapatkan penanganan medis tepat, gula darah tinggi yang udah masuk fase ketoasidosis diabetik ini bisa berdampak fatal.

5. Sering kencing

Ketika kadar gula darah sangat tinggi, ginjal otomatis akan mengeluarkan lebih banyak gula berasal berasal dari tubuh. Salah satu caranya dengan kencing.

Tak pelak, penderita penyakit gula darah tinggi lebih sering kencing ketimbang di dalam situasi normal.

6. Sakit kepala

Sering kencing ditambah haus bila diabaikan bisa mengakibatkan kehilangan cairan tubuh.

Gejala kehilangan cairan tubuh salah satunya yakni sakit kepala.

7. Sakit gigi

Kadar gula darah tinggi juga dapat mencemari air liur sampai ke darah.

Kondisi ini rentan memicu tumbuhnya bakteri, termasuk di mulut.

Jika bakteri jahat itu bertemu dengan sisa makanan dan plak, seseorang bisa terkena gangguan gigi dan mulut seperti gusi bengkak, radang gusi, sampai gigi berlubang.

8. Tangan dan kaki sering kesemutan

Tanda gula darah tinggi yang perlu diwaspadai lainnya yakni tangan dan kaki kesemutan.

Kondisi ini dipengaruhi rusaknya saraf atau neuropari gara-gara takaran gula darah tinggi.

9. Rentan infeksi

Kadar gula darah tinggi bila tidak ditangani lambat laun bisa melemahkan respons daya tahan tubuh.

Salah satu imbasnya, tubuh jadi sulit melawan infeksi, sering terkena infeksi, infeksi tak kunjung sembuh, atau infeksi berdampak serius.

Infeksi yang sering dialami penderita diabetes wanita, misalnya, infeksi jamur.

10. Luka susah sembuh

Gejala gula darah tinggi lainnya adalah proses penyembuhan luka menjadi lebih lambat.

Suasana ini dipengaruhi gula darah tinggi yang mengganggu aliran darah, sehingga sistem peredaran darah terganggu.

Bila muncul ciri-ciri gula darah tinggi di atas, ada baiknya Anda segera berkonsultasi ke dokter.

Leave a Reply

Your email address will not be published.